72 Pompa Stasioner dan 22 Pompa Mobile Kerja Maksimal, Beberapa Ruas Jalan di Jakarta Utara Sudah Surut

Jakarta, Perpek Media – Sebanyak 72 pompa stasioner dan 22 pompa mobile terus dioperasikan untuk mengatasi akumulasi air yang terjadi di wilayah Jakarta Utara pada Minggu (18/1). Hingga kini, pompa stasioner masih beroperasi secara terus-menerus, sementara sebagian pompa mobile tetap disiagakan untuk mengantisipasi kondisi yang mungkin terjadi kemudian hari.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, Heria Suwandi, menjelaskan bahwa seluruh pompa, baik stasioner maupun mobile, telah bekerja tanpa henti sejak hujan mulai turun, bahkan sebelum genangan air terjadi. Namun, hujan ekstrem yang berlangsung cukup lama dan merata di sejumlah wilayah, ditambah dengan kondisi pasang surut air laut yang sedang pasang, menyebabkan penumpukan air di beberapa titik.

“Operasional pompa sudah berjalan maksimal selama lebih dari 24 jam. Hingga saat ini, pompa stasioner masih terus beroperasi dan sebagian pompa mobile tetap kami siagakan,” ungkap Heria Suwandi saat dikonfirmasi, Senin (19/1).

Ia menambahkan, upaya tersebut telah menunjukkan hasil yang positif. Sejumlah ruas jalan yang sempat tergenang, seperti Jalan Kelapa Gading Boulevard Barat serta Jalan Gunung Sahari Raya di Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, berhasil surut pada Minggu malam.

“Untuk penanganan di Jalan Gunung Sahari Raya, kami mengerahkan enam pompa mobile. Upaya ini akan terus dilakukan hingga seluruh wilayah terdampak di Jakarta Utara dapat tertangani dengan baik. Kami akan terus mengoptimalkan pengoperasian pompa hingga tidak ada lagi akumulasi air di wilayah Jakarta Utara,” tutupnya. (*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *