Sinergi Kuat Forkopimcam dan TNI-Polri Wujudkan Teluknaga Bebas Sampah

Kabupaten Tangerang, Perpek Media — Gerak cepat menjaga wajah lingkungan ditunjukkan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Teluknaga melalui aksi kerja bakti besar-besaran membersihkan tumpukan sampah liar di sepanjang Jalan Raya Salembaran Desa Kampung Melayu Timur Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang pada hari Sabtu (28/3/2026).

Kegiatan yang melibatkan unsur Koramil 01/Teluknaga,Polsek Teluknaga, pemerintah kecamatan, serta dinas terkait ini menjadi bentuk tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memperkuat gerakan kebersihan lingkungan secara nyata hingga tingkat daerah.

Dipimpin langsung oleh Kurnia selaku Camat Teluknaga, aksi bersih-bersih dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait penumpukan sampah di bahu jalan yang dinilai mengganggu kenyamanan, merusak estetika kawasan, hingga membahayakan pengguna jalan.

Sebanyak 8 unit armada kebersihan dikerahkan dalam operasi tersebut, terdiri dari 5 unit armada milik UPT Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang dan 3 unit armada dari Kecamatan Teluknaga. Seluruh armada bekerja mengangkut sampah yang selama ini menumpuk di titik rawan pembuangan liar.

Kurnia mengatakan bahwa langkah cepat ini dilakukan sebagai respons atas keresahan masyarakat terhadap kondisi lingkungan yang semakin terganggu akibat penumpukan sampah di pinggir jalan. Menurutnya, selain menimbulkan bau tidak sedap dan pencemaran udara, keberadaan sampah di badan jalan juga berpotensi membahayakan pengendara, terutama saat hujan karena jalan menjadi licin.

“Alhamdulillah, hari ini Forkopimcam Teluknaga bersama UPTD, UPT Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang, Pemerintah Desa Kampung Melayu Timur, dan unsur masyarakat bergerak bersama melakukan pengangkatan sampah sebagai bentuk sinergi menjaga kebersihan kawasan publik. Harapannya, kawasan ini kembali bersih, nyaman, dan tidak lagi menjadi titik penumpukan sampah,” ujarnya

Lebih lanjut, Kurnia menambahkan bahwa kondisi lingkungan yang dibiarkan kotor tidak hanya menimbulkan pencemaran udara, tetapi juga berpotensi memicu gangguan kesehatan bagi warga sekitar.

“Kondisi ini menimbulkan ketidaknyamanan dan keresahan. Saat hujan turun, jalan menjadi licin dan berisiko menyebabkan kecelakaan. Karena itu hari ini kita bergerak bersama membersihkan sampah yang ada,”sambungnya.

Ia juga menyampaikan komitmen tegas bahwa lokasi tersebut tidak boleh lagi dijadikan tempat pembuangan sementara. Seluruh elemen masyarakat diminta ikut menjaga hasil kerja bakti yang telah dilakukan bersama.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, mulai dari RT, RW, jaro, mandor, tokoh masyarakat, hingga para kiai, untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Jangan lagi membuang sampah sembarangan. Kebersihan bukan hanya kebutuhan lingkungan, tetapi juga cerminan kualitas iman,”tegasnya.

Dengan keterlibatan unsur TNI-Polri dan armada kebersihan yang diturunkan langsung ke lapangan, Jalan Raya Salembaran kini menjadi simbol bahwa penanganan sampah tidak bisa ditunda, melainkan harus ditangani bersama secara konkret dan berkelanjutan. (MAW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *