Akses Buruk! Warga Kampung Cipanengkas di Sukabumi Perbaiki Jalan Secara Mandiri

Sukabumi | Jawa Barat, Perpek Media – Puluhan warga RT 02/RW 07 Kampung Cipanengkas, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, menggelar gotong royong massal pada Sabtu, 30 Mei 2026. Kegiatan ini dilakukan secara mandiri untuk memperbaiki akses jalan yang rusak parah serta membersihkan saluran irigasi, demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

Ketua RT 02, Ibon, menyatakan bahwa inisiatif ini lahir dari keprihatinan warga karena sering terjadinya kecelakaan di jalur tersebut. Seluruh biaya operasional dan bahan yang digunakan berasal dari swadaya masyarakat, tanpa bantuan dana dari Pemerintah Desa setempat.

Perbaikan difokuskan pada beberapa ruas jalan yang kondisinya paling memprihatinkan, yaitu:

– Jalur Kampung Citamiang – Kampung Cijorong – Kampung Telagasari, yang menjadi batas antara Desa Bojongsari dan Desa Mekar Jaya;
– Jalur Pamoyanan menuju Jembatan Curug Banteng di wilayah Kampung Cipanengkas.

Potensi Wisata yang Terhambat
Hingga saat ini, akses utama menuju objek wisata Curug Banteng belum pernah mendapatkan perbaikan berupa pengaspalan maupun pengecoran dari pemerintah daerah. Padahal, jalur tersebut memiliki peran penting bagi perekonomian warga sekitar.

Kepala Dusun 04 Desa Bojongsari, Ervan, yang turut hadir dalam kegiatan itu menyayangkan lambatnya tanggapan pemerintah. Menurutnya, wilayah ini memiliki potensi alam dan pariwisata yang cukup besar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa jika didukung infrastruktur yang layak.

“Potensi wisata di sini sangat menjanjikan. Jika jalan ini dibangun dengan standar yang baik, baik itu diaspal maupun di betonisasi, pasti akan mendorong roda perekonomian warga sekaligus menaikkan pendapatan desa secara signifikan,” ujar Ervan.

Pertanyaan Masyarakat Tentang Pemerataan Pembangunan
Gotong royong ini juga menjadi wadah penyampaian kekecewaan warga. Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 pada Agustus mendatang, kondisi infrastruktur di Desa Bojongsari dinilai masih tertinggal dan seolah luput dari perhatian pemerintah.

Masyarakat mempertanyakan prinsip keadilan dalam pembangunan, mengingat warga Kampung Cipanengkas dan Pamoyanan selalu taat dan tepat waktu dalam memenuhi kewajiban membayar pajak.

“Kami selalu membayar pajak tepat waktu. Lalu untuk apa dana tersebut digunakan, jika akses jalan di lingkungan kami selama puluhan tahun tidak kunjung diperbaiki?” keluh salah seorang warga di lokasi.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat, di antaranya Ketua RT 02 Ibon, Ketua RW 07 Asidin, Kepala Dusun 04 Ervan, serta tokoh lain seperti H. Cucu, Tintus Ariyanto, dan Wahyu. Melalui aksi nyata ini, warga berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera meninjau dan memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah mereka. (*/AWG/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *