Jakarta, Perpek Media — Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman sekaligus area usaha warga di RT 015/RW 009, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat Rabu (18/3/2026). Api dilaporkan cepat membesar setelah diduga dipicu korsleting listrik yang muncul dari kabel pada tiang listrik di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan warga, percikan api dari kabel tersebut jatuh dan menyambar tumpukan kardus yang berada di bawahnya. Situasi semakin sulit dikendalikan lantaran di sekitar titik awal kebakaran terdapat banyak material mudah terbakar, termasuk drum bekas bahan kimia, cairan thinner, serta peralatan usaha lainnya.
Ketua RT 015 setempat mengatakan, warga sempat mendengar beberapa kali suara ledakan keras saat api mulai membesar.
“Awalnya dari kabel PLN itu, geser ke tengah terus ada korslet jatuh ke kardus. Di bawahnya banyak drum bekas kimia, makanya ada bunyi dug-dug meledak. Ada kompresor juga, terus jerigen isi thinner,” ujar ketua RT 015.
Ditempat yang sama, AKP Sampe Tambunan selaku Wakil Kepala Kepolisian Sektor Kepolisian Sektor Kalideres membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.
Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi bernama Subandi, titik api pertama kali terlihat dari lapak milik warga bernama Muhammad Soleh.

“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi bernama Subandi, titik api pertama kali terlihat dari lapak milik warga bernama Muhammad Soleh. Saat kejadian, pemilik lapak diketahui sedang tidak berada di tempat karena sedang pulang kampung untuk merayakan Idul Fitri,” ucap AKP Sampe Tambunan.
Lapak yang terbakar diketahui merupakan tempat usaha perorangan yang memproduksi berbagai perlengkapan rumah tangga seperti kursi, meja, dan lemari.
Polisi mencatat sedikitnya 19 bangunan terdampak dalam peristiwa tersebut, “Diperkirakan ada sekitar 19 bangunan yang terdampak. Rinciannya, 10 bangunan di sisi kiri dan sekitar 8 sampai 9 rumah petak yang merembet ke sisi kanan hingga ke pinggir kali,” jelasnya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian, “Untuk asal api masih dalam penyelidikan. Terkait korban jiwa maupun kerugian kendaraan bermotor, sampai saat ini dilaporkan nihil, namun anggota kami masih terus melakukan pendalaman di lapangan,” tutup AKP Sampe Tambunan.
Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Petugas dibantu warga sekitar berupaya keras agar kobaran tidak merembet ke permukiman padat lainnya. (MAW)
