Jakarta, Perpek Media – Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan gudang penyimpanan material plastik di Jalan Kapuk Peternakan Gang Semut, RT 006/RW 004, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (18/5/2026).
Kobaran api membesar dengan sangat cepat, mengubah suasana kawasan padat penduduk tersebut menjadi mencekam. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi ke langit, sementara warga sekitar panik menyaksikan jilatan api yang dengan ganas melahap bangunan gudang tersebut. Material berupa tumpukan plastik yang mudah terbakar diduga menjadi faktor utama mengapa api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian bangunan.
Indra, salah satu karyawan yang sedang bertugas saat kejadian, menceritakan bahwa titik awal kebakaran diketahui muncul di lantai tiga, tepatnya di bangunan bagian ketiga gudang penyimpanan tersebut.
“Api pertama kali terlihat muncul di lantai 3 bangunan bagian ketiga, kemudian dengan cepat menjalar turun ke lantai-lantai bawah,” ungkap Indra saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut keterangannya, kobaran api mulai membesar secara signifikan sekitar pukul 14.15 WIB. Waktu itu bertepatan dengan momen pergantian shift kerja karyawan. Jadwal kerja shift pertama berlangsung dari pukul 07.00 hingga 14.30 WIB, sehingga saat kebakaran terjadi, sebagian besar pekerja sedang bersiap untuk menyelesaikan tugas hariannya.
“Api mulai membesar sekitar pukul 14.15 WIB, kebetulan itu jam pulang shift 1. Jadi suasana saat itu cukup ramai,” tambahnya.
Kondisi darurat yang terjadi di momen pergantian kerja itu sempat memicu kepanikan di kalangan pekerja. Namun, berkat ketangkasan dan pengetahuan mengenai jalur evakuasi, seluruh karyawan berhasil menyelamatkan diri dengan selamat tanpa ada yang terjebak atau terluka.
“Semua karyawan berhasil lari keluar lewat pintu belakang. Jalur itu menjadi aman karena api dan asap tebal lebih dulu menguasai akses di bagian depan bangunan,” jelas Indra.
Ia menambahkan bahwa akses di bagian belakang memang menjadi jalur keluar-masuk utama yang biasa digunakan para pekerja sehari-hari. Ketika akses depan sudah tertutup asap, seluruh pekerja secara otomatis dan tertib menuju jalan belakang tersebut sehingga proses penyelamatan diri berlangsung cepat dan aman.
Indra juga menegaskan bahwa bangunan yang terbakar tersebut murni berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang, bukan area produksi atau pengolahan bahan baku.
“Yang terbakar itu gudang penyimpanan barang saja, bukan tempat produksi,” tegasnya.
Syaiful Kahfi, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Dalam keterangan resminya, ia menyebutkan laporan masuk pada pukul 14.23 WIB.
“Telah terjadi kebakaran pada objek gudang di Jalan Peternakan Raya, Gang Semut, RT 06 RW 04, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat,” ujar Syaiful.
Pihaknya merespons kejadian tersebut dengan sangat cepat. Hanya berselang satu menit setelah menerima laporan, petugas sudah bergerak meninggalkan pos menuju lokasi kejadian.
“Petugas langsung berangkat pukul 14.24 WIB dan tiba di lokasi tepat pukul 14.30 WIB untuk melakukan pemadaman,” pungkasnya.
Sementara itu, pihak kepolisian melalui Unit Reskrim Polsek Cengkareng tengah mendalami lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran ini. AKP Parman Gultom, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, menyatakan penyelidikan masih berjalan sambil menunggu proses pemadaman sepenuhnya selesai.
“Terkait penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan, kami menunggu proses pendinginan dan pemadaman tuntas dari petugas damkar untuk melakukan pengecekan lebih lanjut,” ungkap AKP Parman Gultom saat dikonfirmasi.
Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran masih berjuang dan berupaya maksimal untuk memadamkan sisa-sisa kobaran api agar tidak meluas ke bangunan atau pemukiman warga di sekitarnya. (MAW)
