Tangerang, Perpek Media – Suasana haru, bahagia, hingga gelak tawa mewarnai hari pertama masuk sekolah di TK At Taqwa, Yayasan Pendidikan Islam Harapan Taqwa, yang berlokasi di Jalan Ki Hajar Dewantoro Gang H. Gara RT 04 RW 06, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada awal Tahun Pelajaran 2026–2027.
Pemandangan khas setiap tahun kembali terlihat. Ada anak yang melambaikan tangan penuh semangat menuju kelas barunya, ada pula yang masih erat memeluk ibunda sambil menahan tangis karena untuk pertama kalinya harus berpisah beberapa jam dari orang tua tercinta.
Momen-momen sederhana namun penuh makna tersebut menjadi kenangan indah yang banyak dibagikan oleh para orang tua melalui media sosial dan video pendek yang mengundang senyum para penonton.
Di salah satu sudut halaman sekolah, beberapa anak terlihat masih malu-malu memasuki ruang kelas. Sebagian lainnya justru langsung berbaur dengan teman-teman baru sambil memainkan permainan edukatif yang telah disiapkan oleh para guru.
Kepala TK At Taqwa, Ibu Mayuni, menyambut langsung para peserta didik baru bersama para guru dengan penuh kehangatan dan senyuman agar anak-anak merasa nyaman menjalani pengalaman pertama mereka di lingkungan sekolah.
Menurutnya, hari pertama sekolah merupakan proses penting dalam membangun keberanian, rasa percaya diri, serta kemampuan anak untuk bersosialisasi dengan lingkungan di luar keluarga.
“Hari pertama sekolah bukan sekadar belajark membaca atau berhitung, tetapi belajar mandiri, belajar berbagi, belajar berteman, dan belajar mengenal dunia baru dengan penuh kegembiraan,” ujarnya.
Salah satu wali murid, inda yani atau yang akrab disapa Bang Po inda , turut mengantar putranya, Ahmad Zadin Saputra Romadhon, menjalani pengalaman pertamanya sebagai siswa Taman Kanak-Kanak.
po Inda mengaku momen tersebut menjadi pengalaman emosional bagi setiap orang tua karena anak yang sebelumnya selalu berada di rumah kini mulai memasuki dunia pendidikan formal.
“Rasanya campur aduk. Ada bangga melihat anak mulai besar dan mandiri, tetapi ada juga rasa haru saat melihat mereka mulai belajar berpisah dengan orang tua untuk menuntut ilmu,” katanya.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan langkah awal dalam membentuk karakter, akhlak, disiplin, serta kecintaan anak terhadap ilmu pengetahuan dan agama.
Suasana semakin meriah ketika para guru mengajak anak-anak bernyanyi bersama, mengenalkan nama teman-teman baru, bermain permainan edukatif, hingga berfoto bersama sebagai kenang-kenangan hari pertama sekolah.
Tidak sedikit orang tua yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam mereka. Video anak-anak yang masih malu-malu, ada yang menangis mencari ibu, hingga yang langsung berlari bermain bersama teman baru menjadi cerita yang menghangatkan hati banyak orang.
Bagi sebagian keluarga, hari pertama masuk TK merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan hidup seorang anak, sekaligus menjadi awal dari perjalanan panjang menuju cita-cita mereka di masa depan.
Dalam Islam, pendidikan anak merupakan amanah besar yang harus dijaga oleh setiap orang tua.
Allah SWT berfirman:
رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
“Rabbi zidnii ‘ilmaa.”
Artinya:
“Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.”
(QS. Thaha: 114)
Selain itu, doa yang sering dipanjatkan para orang tua untuk anak-anaknya adalah:
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
“Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a’yunin waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa.”
Artinya:
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”
(QS. Al-Furqan: 74)
Melalui pendidikan yang baik, kasih sayang orang tua, serta bimbingan para guru, diharapkan anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, kreatif, mandiri, dan siap menghadapi masa depan.
Hari pertama sekolah mungkin hanya berlangsung beberapa jam, tetapi kenangan tentang tangisan kecil, pelukan hangat ibu, dan langkah pertama menuju ruang kelas akan menjadi cerita yang dikenang sepanjang hidup oleh anak maupun orang tuanya. (Bang Zeck)
