Dua Pekan Kasus Pengeroyokan di Cengkareng, Belum Ada Kabar Penangkapan ?

Jakarta, Perpek Media – Memasuki dua pekan sejak peristiwa dugaan pengeroyokan disertai penusukan yang menimpa warga berinisial GR (33), hingga Senin (29/6/2026) penanganan kasus tersebut belum menunjukkan hasil yang berarti. Kelima orang yang diduga terlibat dalam kejadian di kawasan Jalan Pedongkelan Belakang RW 013, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, belum berhasil diamankan aparat.

Kejadian tersebut berlangsung pada dini hari Jumat (19/6/2026) dan sempat menjadi perbincangan di masyarakat. Namun hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait pengungkapan kasus maupun penangkapan para terduga pelaku.

Peristiwa ini telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Cengkareng dengan Nomor Laporan Polisi: LP/B/242/VI/2026/SPKT/Polsek Cengkareng/Polres Metro Jakarta Barat/Polda Metro Jaya.

Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi, korban diserang oleh sekitar lima orang. Dalam kejadian itu, pelaku juga diduga menggunakan senjata tajam, sehingga korban mengalami luka di bagian perut dan harus menjalani perawatan medis.

Kondisi ini pun menjadi perhatian, mengingat sudah hampir sepuluh hari sejak laporan diterima, namun masyarakat belum mendapatkan kabar jelas terkait perkembangan identitas maupun penangkapan pelaku.

Sebelumnya, saat dimintai keterangan melalui pesan WhatsApp pada Kamis (25/6/2026), Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, menyampaikan kepastian akan menindaklanjuti kasus tersebut.

“Siap, pasti kami selesaikan,” ujar AKP Parman Gultom kala itu.

Hingga berita ini disusun, harapan keluarga korban dan masyarakat atas realisasi komitmen tersebut masih terus ditunggu.

Sementara itu, kakak korban, FS, menyatakan tetap menghargai proses hukum yang sedang berjalan, namun berharap upaya yang dilakukan dapat segera membuahkan hasil.

“Kami tetap menghormati proses yang berjalan dan percaya aparat sedang bekerja. Namun waktu yang sudah berjalan cukup lama membuat kami berharap langkah nyata berupa penangkapan pelaku dapat segera terlaksana,” ujar FS dengan nada harap.

Keluarga pun mengakui mulai timbul kekhawatiran apabila kasus ini berjalan terlalu lama tanpa kejelasan.

“Kami hanya berharap keadilan dapat terwujud. Kami pun berharap hal ini tidak mengurangi rasa percaya masyarakat kepada institusi kepolisian,” tambahnya dengan santun.

Ia pun menyampaikan harapan agar pihak pimpinan dapat memberikan perhatian yang layak sehingga kepastian hukum bagi keluarganya dapat tercapai.

“Kami memohon perhatian yang cukup agar kasus ini dapat diselesaikan dengan baik. Semoga pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai aturan, dan kejadian serupa tidak menimpa warga lain lagi,” tutup FS menyampaikan harapannya.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya penyelidikan masih terus dilakukan, dan keluarga korban tetap menantikan kabar baik serta hasil nyata dari proses yang berjalan. (*/AT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *